Bagaimana tampilan barunya? Yuk, isi kuesionernya disini.

HomeBeritaSastrawan Cilik di MAN 1 Tegal

Sastrawan Cilik di MAN 1 Tegal

Lebaksiu, 02/03/19. MAN 1 Tegal pantas untuk berbesar hati. Karena almamater ini sudah berhasil melahirkan peserta didik yang mempunyai prestasi yang mampu mengharumkan nama baik madrasah. Madrasah ini mempunyai bibit-bibit sastrawan. Madrasah memang lebih baik, lebih baik madrasah. Tidak kalah dengan sekolah pada umumnya. Bahkan MAN 1 Tegal mempunyai nilai lebih. Salah satunya adalah prestasi yang sudah ditorehkan oleh salah satu peserta didik MAN 1 Tegal. Kepala MAN 1 Tegal Dra. Hj. Nurhayati, M.Pd. merasa bangga, salah satu peserta didiknya berhasil menerbitkan sebuah Novel remaja yang saat sekarang sudah beredar di kalangan pemuda pemudi di Tegal. Ibu Kepala MAN 1 Tegal saat-saat ini memang sedang memprioritaskan peningkatan prestasi civitas akademika Man 1 Tegal

Bahkan guru-guru di MAN 1 Tegal yang umurnya bisa dikatakan tidak muda lagi pun senang dengan novel karya peserta didik ini. Pengarang novel ini adalah seorang anak perempuan manis bernama Ulya Salsabila yang dilahirkan 16 tahun yang lalu tepatnya pada 05 Maret 2003, di Desa Pamengger, Jatibarang Brebes. Dia masih duduk di kelas X jurusan IPA. Peserta didik ini mengaku sangat bahagia dengan diterbitkannya novel hasil karyanya. Ulya Salsabila hobby membaca buku. Anaknya memang pintar dan kreatif. Dia tipe anak yang suka bekerja keras dan tidak suka menganggur. Bahkan akhir Februari lalu Ulya Salsabila juga dikirim mengikuti seleksi Olympiade Sains ke Semarang mewakili MAN 1 Tegal.

Novel yang sudah diterbitkan Ulya Salsabila dan beredar di daerah Tegal ini ini berjudul “Third Love”. Novel ini dibandrol dengan harga ekonomis Rp. 75.000. Harga yang termasuk murah tetapi mempunyai harga prestasi yang sangat mahal bagi Peserta didik seumuran Ulya, atau bagi rata-rata anak-anak seusianya. Sementara peserta didik yang lain masih bermanja-manja dan bermain-main dengan HP nya. Ulya Salsabilasudah mampu bermain main dengan kata-kata, mengolah kata-kata, dan menulis kata-kata untuk membuktikan jati dirinya bahkan sanggup mendulang rupiah dengan merangkai kata-kata. Putri dari pasangan Ibu Suni dan Bapak Anwar ini memang senang menulis dan berimajinasi. Dia tinggal di Pesantren Al-Fatimy. Ada beberapa novel yang sudah dikarangnya selain “Third Love” diantaranya “Diam Tak Bisu”. Bahkan dia sudah sanggup membuat kumpulan Puisi dan Kumpulan Cerpen hasil karyanya sendiri.

“Third Love” ini menceritakan seorang tokoh Aku yang ditakdirkan mengenal cinta. Namun ketulusan cinta itu dipermainkan oleh tokoh lain. Hingga pada akhirnya tokoh aku menemukan cinta yang terbentang oleh ratusan bangunan tinggi menjulang. Merindu itu pasti. Namun cinta ini kembali patah karena tergores oleh jalinan kata yang menyakitkan hati. Sakit dan lagi-lagi sakit. Sampai pada suatu saat Sang Maha Cinta memberikannya cinta yang abadi. Siapakah Aku……?

Kalau anda penasaran silahkan memesan novel ini dan tinggalkan komentar anda di web ini. Anda juga dapat berkenalan dengan penulis novel ini di MAN 1 Tegal. (dhyah7)

Share:

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Slawi – MATSAMA atau Masa Ta’aruf Siswa Madrasah merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan setiap tahun pelajaran baru. MATSAMA tahun...
Slawi – Penganugerahan Lomba Konten Video Pendek & Desain Poster Kampanye Pencegahan Stunting Kab. Tegal dilaksanakan oleh YSKK bersama dengan Tanoto...
Slawi – MAN 1 Tegal meraih 2 cabang lomba dari 6 cabang KSM yang dilombakan. Mata pelajaran yang dilombakan pada...