Slawi – Tim Riset MAN 1 Tegal kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan budaya literasi akademik di kalangan pelajar melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk Smart Digital Literacy: Strategi Menulis Esai Ilmiah dan Teknik Sitasi di Era Informasi dengan pemateri M. Egi Destiartono, S.E, M.S.E., Dosen FEB UNDIP, Senin (28/4).
Kepala MAN 1 Tegal, H. Kasturi menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan kemampuan menulis esai ilmiah yang baik, sistematis, dan sesuai kaidah akademik di tengah derasnya arus informasi digital.
“Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya teknik sitasi dan etika penggunaan sumber informasi untuk menghindari plagiarisme dalam karya tulis ilmiah,” tegasnya.
Pembina Tim Riset MAN 1 Tegal, Putriana Zulzil menyampaikan bahwa kemampuan literasi digital menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda saat ini. Menurutnya, siswa tidak hanya dituntut mampu mencari informasi dari internet, tetapi juga harus dapat memilah, menganalisis, dan mengolah informasi tersebut menjadi tulisan ilmiah yang berkualitas.
“Di era digital saat ini, informasi sangat mudah diperoleh. Namun, kemampuan mengelola informasi secara bijak dan bertanggung jawab menjadi tantangan tersendiri. Melalui bimtek ini, siswa diharapkan mampu menulis esai ilmiah yang kritis, kreatif, dan tetap menjunjung etika akademik,” ujarnya.
Salah satu peserta, Hayyan Noori (X.O) dirinya dapat mengetahui tentang teknik menentukan topik penelitian, menyusun kerangka esai, membuat argumen berbasis data, hingga teknik penulisan daftar pustaka dan sitasi menggunakan format akademik yang benar.
“Pemateri juga mengenalkan pemanfaatan platform digital dan aplikasi pendukung penulisan ilmiah yang dapat membantu siswa dalam menyusun karya tulis secara efektif,” ujarnya.
Guru pendamping, Edy Murdokok mengungkapkan bahwa antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Siswa aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar cara menemukan sumber referensi terpercaya, teknik parafrase, hingga penggunaan aplikasi sitasi otomatis.
“Tidak sedikit peserta yang mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya integritas akademik dalam dunia pendidikan,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Tegal berharap budaya literasi digital dan tradisi menulis ilmiah di kalangan siswa dapat terus berkembang. Bimtek tersebut juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mencetak generasi yang adaptif, kritis, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di era informasi digital. (nuris)
