Lebaksiu — MAN 1 Tegal terus berkomitmen mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta dalam berbagai aktivitas pembelajaran dan pembinaan karakter peserta didik. Salah satu bentuk nyata implementasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembacaan Kitab Barzanji yang diikuti oleh keluarga besar MAN 1 Tegal, Senin (24/8).
Kepala MAN 1 Tegal, H. Kasturi, menyampaikan bahwa implementasi Kurikulum Berbasis Cinta merupakan bagian dari upaya madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang kuat.
“Melalui kegiatan pembacaan Kitab Barzanji ini, kami ingin menanamkan kecintaan kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, dan ilmu pengetahuan. Ketiga nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki semangat untuk terus belajar,” ungkapnya.
Waka Kurikulum, Tholchah Kais menyebut bahwa pembacaan Kitab Barzanji dilaksanakan dengan suasana penuh khidmat.
“Peserta didik bersama guru dan tenaga kependidikan melantunkan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang terdapat dalam Kitab Barzanji. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengenalkan kembali keteladanan Rasulullah SAW kepada generasi muda,” ucapnya.
Lanjutnya melalui Cinta Allah, peserta didik diarahkan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjalankan ibadah, memperbanyak doa, serta membiasakan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai agama.
Pembina Keagamaan, Indah Yuni, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk penguatan budaya madrasah yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual ke dalam kehidupan sehari-hari.
“Pembacaan Kitab Barzanji dengan semangat Panca Cinta menjadi salah satu ikhtiar MAN 1 Tegal dalam menghadirkan pendidikan yang mencerdaskan sekaligus memanusiakan,” tandasnya.
Dengan menumbuhkan cinta kepada Allah, cinta kepada Rasul-Nya, dan cinta kepada ilmu, madrasah berharap lahir generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kedalaman spiritual, dan kemuliaan akhlak.
