Lebaksiu– Kepala Kantor Kementerian Agama (Kan.Kemenag) Kabupaten Tegal, H. Ahmad Muhdzir terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah melalui kegiatan Penguatan Madrasah yang diselenggarakan di MAN 1 Tegal. Mengusung tema “Menuju Madrasah Berdaya dan Berdampak Melalui Positive Education”, Sabtu (25/7) di Aula An Nur.
Kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 1 Tegal tersebut dihadiri oleh Kepala Kan.Kemang Kab. Tegal, Kepala MAN 1 Tegal beserta seluruh guru dan tenaga kependidikan.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Tegal, H. Kasturi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal kepada MAN 1 Tegal melalui kegiatan pembinaan tersebut.
“Kami menyambut baik kegiatan penguatan ini sebagai bekal bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Melalui pendekatan Positive Education, kami berharap seluruh warga madrasah dapat membangun budaya kerja yang positif, menciptakan lingkungan belajar yang sehat,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal, H. Ahmad Muhdzir menegaskan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental, emosional, sosial, dan spiritual.
Menurutnya, konsep Positive Education merupakan pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan pencapaian akademik dengan pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai kebajikan, kesehatan mental, serta kesejahteraan psikologis.
“SPIRE Elements yakni Spiritual Wellbeing, Physical Wellbeing, Intelectual Wellbeing, Relational, Wellbeing dan Emoitonal Wellbeing. Lima element tersebut sangat penting sekali dimiliki bapak/Ibu guru.” jelasnya.
Dalam sesi materi, peserta diajak memahami pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang positif, yaitu lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan. Guru didorong untuk tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga menjadi pembimbing, motivator, dan teladan yang mampu menumbuhkan rasa percaya diri, optimisme, kepedulian, serta semangat belajar peserta didik.
Selain itu, peserta juga memperoleh penguatan mengenai pentingnya komunikasi yang efektif, kepemimpinan yang melayani (servant leadership), kolaborasi antarwarga madrasah, penguatan moderasi beragama, serta inovasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Hj. Nok Aenul, salah satu guru yang ikut dalam kegiatan tersebut menilai acara berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan refleksi bersama. Guru diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, tantangan, dan praktik baik dalam membangun budaya positif di lingkungan madrasah.
“Suasana penuh antusias tampak selama kegiatan berlangsung karena materi yang disampaikan dinilai relevan dengan tantangan pendidikan saat ini,” tegasnya.
Melalui penguatan ini, seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Tegal berkomitmen untuk terus menghadirkan lingkungan belajar yang mengedepankan kebahagiaan, kesejahteraan, dan pengembangan potensi setiap peserta didik. (nuris)
Top of Form
