Lebaksiu — Untuk pertama kalinya, Jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) MAN 1 Tegal melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bersertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Kamis, (29/1). Kegiatan bertempat di bengkel TBSM madrasah yang menjadi tonggak penting dalam peningkatan mutu lulusan madrasah, khususnya pada program keterampilan vokasional yang berorientasi pada dunia kerja.
Kepala MAN 1 Tegal menyampaikan bahwa pelaksanaan Uji Kompetensi bersertifikat BNSP ini merupakan langkah strategis madrasah dalam menjawab tantangan zaman dan kebutuhan industri. Menurutnya, sertifikat BNSP menjadi bukti pengakuan resmi negara terhadap kompetensi peserta didik.
“Melalui uji kompetensi ini, siswa tidak hanya lulus secara akademik, tetapi juga memiliki sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional dan dapat digunakan sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun wirausaha,” ujarnya.
Guru Jurusan TBSM, H. Nawawi, menjelaskan bahwa uji kompetensi tersebut melibatkan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi BNSP serta asesor kompetensi profesional dari dunia industri. Para peserta merupakan siswa kelas akhir jurusan TBSM yang telah menempuh rangkaian pembelajaran teori dan praktik selama masa pendidikan.
“Dalam uji kompetensi tersebut, peserta diuji pada berbagai unit kompetensi sesuai standar SKKNI bidang Teknik Sepeda Motor, di antaranya perawatan dan perbaikan sistem mesin, sistem pemindah tenaga, sistem kelistrikan, serta pelayanan pelanggan di bengkel. Proses penilaian dilakukan secara ketat, objektif, dan mengacu pada standar BNSP,” terangnya.
Lanjutnya uji kompetensi telah dilakukan secara matang, mulai dari pembekalan materi, simulasi praktik, hingga penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri.
“Kami ingin memastikan siswa benar-benar siap, tidak hanya untuk lulus uji kompetensi, tetapi juga siap terjun langsung ke dunia usaha dan dunia industri,” jelasnya.
Sementara itu, Khairil Adi (XII.3) mengaku antusias sekaligus bangga dapat mengikuti uji kompetensi bersertifikat BNSP.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengalaman nyata serta meningkatkan kepercayaan diri terhadap kemampuan yang dimiliki,” ucap Adi.
Dengan terselenggaranya uji kompetensi bersertifikat BNSP ini, MAN 1 Tegal menegaskan komitmennya sebagai madrasah yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan. Ke depan, madrasah berencana untuk terus mengembangkan kerja sama dengan dunia industri serta meningkatkan fasilitas praktik guna mendukung pembelajaran berbasis kompetensi. (nuris)
