Slawi – MAN 1 Tegal kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang tata kelola keuangan negara. Madrasah berhasil meraih Penghargaan dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) atas capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) dengan nilai sempurna 100 untuk Periode Semester I Tahun Anggaran 2026, Sabtu (1/8).
Kepala MAN 1 Tegal, Dr. H. Kasturi, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh unsur madrasah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang efektif, efisien, dan akuntabel.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar MAN 1 Tegal. Nilai sempurna IKPA merupakan hasil dari komitmen bersama dalam mengelola anggaran negara secara bertanggung jawab. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim pengelola keuangan, pejabat pembuat komitmen, bendahara, operator, serta seluruh civitas madrasah yang telah bekerja dengan penuh dedikasi,” ujar beliau.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi indikator keberhasilan administrasi keuangan, tetapi juga menjadi fondasi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan kepada peserta didik.
Kepala TU MAN 1 Tegal, Hj. Hanifah menyebut Keberhasilan meraih penghargaan ini juga menunjukkan komitmen MAN 1 Tegal dalam mendukung reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama melalui penguatan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
“Pengelolaan anggaran yang baik akan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan. Anggaran yang direncanakan dan direalisasikan secara tepat akan mendukung berbagai program pembelajaran, pengembangan sarana prasarana, peningkatan kompetensi guru, hingga pembinaan prestasi peserta didik,” tambahnya.
Seluruh proses pengelolaan anggaran senantiasa dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta mengedepankan prinsip efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas.
Prestasi ini semakin melengkapi berbagai capaian MAN 1 Tegal, baik di bidang akademik, riset, nonakademik, maupun tata kelola kelembagaan. Madrasah terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dengan didukung sistem administrasi dan pengelolaan keuangan yang profesional. (nuris)
